Tentang Ust. Evie Effendi dan Kontroversi Menyebut Nabi Muhammad Sesat


Soeara-peladjar.com - Jagat dunia maya kembali ramai dengan vidio ceramah kontroversial ustadz gaul, Ust. Evie Effendi. Dalam sebuah ceramah tentang maulid, ustadz yang memiliki jamaah anak muda tersebut mengatakan bahwa maulid Nabi Muhammad memperingati sesatnya Nabi Muhammad. Karena menurutnya, Nabi Muhammad dilahirkan dalam keadaan sesat.

----------------

Tanya: Bagaimana pendapat Ustadz mengenai masalah ini?

Jawab: Assalamu'alaikum Wr. Wb. Mengenai permasalahan ini, jujur Al faqir ingin mengatakan bahwa saya tidak benci kepada ustadz @evieeffendie. Bahkan justru saya mencintainya karna Allah..

Hanya saja, karna polemik "Muhammad Sesat" sudah menyeruak menjadi konsumsi publik. Kita pun turut berkewajiban untuk menjelaskan kepada ummat. Apalagi generasi hijrah.

Kata Dhallan berasal dari kata dhalla yadhillu artinya kehilangan jalan atau bingung tidak mengetahui arah. Tak dapat serta merta ditafsiri sbg "sesat". Karna akan sangat kontradiktif dg konsep kemaksuman Rasulullah. Dan ini platform mendasar ahlussunnah yg sdh begitu adekuat (tak terbantahkan).

Dalam Al-Qur’an dan Terjemahnya terbitan Kementerian Agama RI tahun 2004 ayat di atas diterjemahkan demikian: Dan Dia mendapatimu sebagai orang bingung lalu Dia memberi petunjuk. Terdapat catatan kaki pada ayat itu yang menjelaskan kata ‘bingung’, bahwa yang dimaksud dengan ‘bingung’ adalah kebingungan untuk mendapatkan kebenaran yang tidak bisa dicapai oleh akal. Lalu Allah menurunkan wahyu kepada Nabi Muhammad.

Ada juga yang memahami kesesatan di situ dalam arti ketidaktahuan akan syariat dan ajaran agama. Maksudnya, suatu ketika Rasulullah pernah mengalami kebingungan karena tidak menemukan atau mengetahui jalan yang benar. Beliau melihat kaumnya menyembah berhala, namun beliau yakin bahwa penyembahan tersebut adalah kesesatan. Ajaran orang-orang Yahudi, dan Nasrani, juga tidak memuaskan beliau sehingga beliau berada dalam kebingungan dan karenanya beliau kemudian menyendiri di Gua Hira guna berusaha menemukan jalan keluar bagi kebingungan yang melanda pikiran beliau. Ketika itulah datang hidayah Allah yang dibawa oleh Jibril 'alaihissalam.

Itulah dhalal (kebingungan) yang beliau alami, dan demikianlah Allah menunjuki beliau. Pemahaman ini didasarkan pada makna ayat lain yang mengatakan:

Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu (Muhammad) ruh (al-Qur’an) dengan perintah Kami. Sebelumnya engkau tidaklah mengetahui apakah Kitab (al-Qur’an) dan apakah iman itu, tetapi Kami jadikan al-Qur’an itu cahaya, dengan itu Kami memberi petunjuk siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. (Q.S. asy-Syuura [42]: 52).

Hal ini sebagaimana penjelasan Al-Hafizh Ibnu Katsir dalam tafsirnya..

Asy Syaikh Abdurrahman bin Nashir as Sa’di rahimahullah berkata,”(Maksud ayat ini adalah), Allah mendapati dirimu (wahai Muhammad) dalam keadaan kamu tidak mengetahui apa itu al Qur`an dan apa itu iman, lalu Allah mengajarkan kepadamu apa-apa yang belum kamu ketahui, dan Dia pula yang mendidik dan membimbingmu agar amal perbuatan dan akhlakmu semakin baik.” [Taisir al Karim ar Rahman (2/1177). Juga dinukil dari Imam al Qurthubi di dalam tafsirnya, al Jami’ li Ahkam al Qur`an (20/87-90)]

Jadi, mohon maaf, inilah salah satu sebab kenapa saya tidak terlalu suka berpikir simpel dalam masalah ilmu-ilmu Islam. Harus jelas, detail, metodologis, atau kalaupun ingin ringkas paling tidak harus merujuk kepada aqwal ulama yg mu'tabar. Wallahua'lam. (sp)

Di jawab oleh: Ustadz Hutri
Tentang Ust. Evie Effendi dan Kontroversi Menyebut Nabi Muhammad Sesat Tentang Ust. Evie Effendi dan Kontroversi Menyebut Nabi Muhammad Sesat Reviewed by soeara peladjar bangkit on Agustus 09, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.