Menggapai Ilmu Manfaat


Oleh: Mansur Abdillah

Soeara-peladjar.com - "Anakku, jika engkau menulis 10 huruf, lihatlah! Apakah kau jumpai dalam dirimu bertambah rasa takutmu (kepada Allah swt), kelemah-lembutanmu, dan ketenanganmu? Jika tidak kau dapati hal itu, ketahuilah ilmu yang kau catat berakibat buruk bagimu. Ia tidak bermanfaat untukmu"

Sobat pelajar, untaian penuh makna diatas adalah nasehat ibunda Sufyan Ats Tsaury kepadanya ketika beliau sedang sibuk belajar hadits.Ya pesan sekaligus peringatan penting seorang ibu agar anaknya menperoleh ilmu yang bermanfaat.Kira-kira ibunda kita pesan apa Ya.

Sobat, Apa sich ilmu yang bermaat itu?  Imam Ibnu Rajab Al Hambali dalam kitab nya “Al Khusyuu’ fish shalaah” hal. 16 beliau pernah berkata, “Ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang masuk (dan menetap) ke dalam relung hati (manusia), yang kemudian melahirkan rasa tenang, takut, tunduk, merendahkan dan mengakui kelemahan diri di hadapan AllahTa’ala”.

Nah jadi faham kan sekarang sobat apa dan bagaimana ilmu bermanfaat itu. Kata kuncinya adalah ilmu yang membuat tambah mendekat pada Allah swt,juga menjadikan pemiliknya berhiaskan sifat sifat terpuji semisal tenang,lemah lembut dll.

Jika ada temanmu atau bahkan kamu sendiri yang semakin pinter, menguasai banyak ilmu tapi malah ogah sholat, berani pada guru atau ortu dan juga bawaanya sombong seolah paling pinter sendiri sedunia -selangit- yakin dech anak model begitu berarti ilmunya ndak manfaat. Duch ngeri jadinya, amit-amit jabang bayi, udah capek belajar habisin waktu dan harta ortu ternyata hasilnya jadi ilmu ilmuan doang. Naudzu billah dan segera beristighfarlah

Sobat sekalian, jika kita selama ini merasa kurang manfaat ilmu yang kita dapat, maka ayo segera merubah diri dan berusaha agar malapetaka tersebut tidak semakin menjadi jadi. Caranya gimana? Gampang sekali jika kita mau. Dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan.

Sobat, tips sederhana biar ilmu yang kita pelajari bermanfaat adalah benar benar pasang niat yang ikhlas dengan hati bersih dalam menuntut ilmu. Ihtiar berikutnya adalah memilih sumber rujukan ilmu yang jelas. Pak guru bu gurunya juga harus kapabel dan profesional pada bidangnya.

Sobat, kita juga harus konsentrasi tingkat tinggi dalam mendengar melihat mengamati ilmu yang diberikan, dilarang keras belajar sambil malas malasan, apalagi belajar pinjam otak teman. Alias nyontek. ha..ha..ha

Dan juga tidak boleh diabaikan adalah segera membuang penghalang ataupun penghambat yang merintangi sampainya ilmu yang bermanfaat. Bisa berupa lalai dan berpalingnya hati  dari ilmu yang disampaikan juga deretan maksiat diri entah berupa pacaran atau hanya sekedar main mata sama lawan jenis.

Oh ya sobat, sebagai makhluk jangan lupakan juga doa dipanjatkan pada sang pemilik ilmu sejati agar berkenan memberi ilmu-Nya yang bermanfaat dan dilindungi dari ilmu tidak bermanfaat.

Untuk urusan doa ini, Sobat  bisa langsung hafalkan dan praktikkan ya, biar ada efeknya serta berbuah pahala.

اللهم إني أعوذ بك من علم لا ينفع ومن قلب لا يخشع ومن نفس لا تشبع ومن دعوة لا يستجاب لها

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak mau tunduk (kepada-Mu), dari jiwa yan tidak pernah puas (dengan pemberian-Mu), dan dari do’a yang tidak dikabulkan” (HR.Muslim).

Okey sobat sebagai pengingat,bila perlu tulis besar besar di kamar kalimat motivasi, TIAP HARI ILMUKU BERTAMBAH, MAKA IBADAHKU HARUS MENINGKAT, atau kalimat lainya. Moga ilmu kita bermanfaat,dunia selamat-akhirat jadi syafaat. Aamiin (ar)
Menggapai Ilmu Manfaat Menggapai Ilmu Manfaat Reviewed by soeara peladjar bangkit on September 07, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.