Remaja Cerdas dalam Perbedaan


Oleh: Mochamad Efendi

Soeara-peladjar.com - Remaja harus mampu berfikir cerdas saat menemukan perbedaan ditengah-tengah umat. Tidak perlu bingung atau bimbang. Kembalikan semuanya pada dalil yang kuat yang datang dari Allah dan RasulNya. Pahami fakta dengan seksama dan kemudian ambil dalilnya dari fiqih Islam. Berfikirkah cerdas agar menemukan akar permasalahan. Jangan hanya mengikuti kebanyakan tanpa mengetahui dasar hukumnya dari ajaran Islam setelah memahami faktanya.

Sebagai contoh, bagaimana menyikapi perbedaan penetapan awal dan akhir ramadhan. Atau penetapan hari raya idul adha, di bulan dzulhijhah seperti beberapa waktu yang lalu. Nah, dalam hal ini seorang remaja haruslah belajar bersikap dengan baik dan bijak. Tidak boleh asal ikut-ikutan, apalagi merasa paling benar tanpa dasar dan menyalahkan yang lain. Ini jelas adalah sikap yang kurang tepat.

Untuk itu, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar remaja tidak terjebak pada ikut-ikutan pemahaman kebanyakan orang tanpa mencari tahu kebenaran yang sebenarnya. Diantaranya:

Pertama, jangan terburu menyalahkan karena bisa jadi mereka yang berbeda mempunyai dalil sebagai hujjah untuk menyatakan bahwa apa yang diputuskan adalah benar.

Cari informasi sejelas-jelasnya tentang hujjah pada masing-masing yang mempunyai perbedaan baik yang berhari raya 'Idul ad'ha pada hari selasa mapupun pada hari rabu. Bila perlu tanya pada mereka apa dasarnya sehingga bisa terjadi perbedaan.

Kedua, bandingkan secara cerdas yang mana memiliki hujjah lebih kuat.

Hargai mereka yang berbeda selama fikih Islam atau hukum syara' yang digunakan sebagai dalil meskipun lemah. Kita memilih hujjah yang lebih kuat namun tetap menghargai mereka yang berbeda.

Ketiga, jika fakta digunakan sebagai dalil kita wajib menolaknya karena apa yang diyakini kebanyakan orang tidak selalu benar.

Bahkan, jika hujjah yang digunakan bukan dalil dari Islam juga wajib kita tolak. Namun perlu menggunakan kata yang tepat dalam menyampaikan kebenaran. Jangan marah atau emosi. Tetap bersabar dalan menyampaikan kebenaran karena itu adalah perintah Allah.

Keempat, memahami akar masalah terjadinya perbedaan.

Misalkan, dalam perbedaan penanggalan awal dan akhir ramadhan. Harus di pahami bahwa perbedaan yang terjadi sebenarnya berakar pada nasionalisme. Karena adanya nasional states, kadang satu negeri muslim dengan yang lain berpuasa dan berhari raya idul fitri di hari yang berbeda.

Kemudian, harus di pahami juga bahwa mereka yang menggunakan ru'yah bil matla maupun hisab. Sandaran dalil atau hujjah yang di pakai itu kurang tepat. Apalagi di masa sekarang.

Sejatinya, perbedaan ini muncul setelah umat Islam kehilangan pemimpin tertingginya, khalifah. Dimana yang seharusnya umat ini adalah umat yang satu, terpecah-belah menjadi banyak negara-negara kecil.

Nah, demikianlah beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para remaja. Agar mereka cerdas dalam mahami perbedaan. Memahaminya sesuai dengan hukum syara', dengan hujjah dan dalil terkuat. Waallhualam bish shawab. Semoga bermanfaat. (rmn)
Remaja Cerdas dalam Perbedaan Remaja Cerdas dalam Perbedaan Reviewed by soeara peladjar bangkit on September 03, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.